Wednesday, April 22, 2020

6 Keistimewaan Aisyah R.A., Dengan Baginda tidak Hanya Main Lari-Lari

6 Keistimewaan Aisyah R.A., Dengan Baginda tidak Hanya Main Lari-Lari. "Aisyah… Romantisnya cintamu dengan Nabi. Dengan baginda kau pernah main lari-lari". Bait tersebut merupakan kutipan lirik lagu yang bertajuk "Aisyah Isteri Rasulalloh" yang viral dan menjadi bahan perbincangan masyarakat ramai. Tidak jarang lagu tersebut membuat jiwa bucin kita bergetar, larut dalam kisah asmarah aisyah ra. dengan baginda Rasulalloh yang tergambar dalam lagu tersebut.

Dengan viralnya lagu tersebut, akhirnya mengundang masyarakat untuk berkomentar seputar kepantasan dari lirik yang dianggap kurang sopan untuk menggambar wanita muliah seperti Aisyah r.a., tapi tidak sedikit pula pihak yang memuji hasil kreatifitas para musisi yang mencoba mengenalkan isteri baginda nabi kepada para melenial, yang dipotret dari romantisnya kehidupan keluarga Rasulalloh dengan Aisyah R.A..

Keistimewaan Aisyah ra Dengan Baginda tidak Hanya Main Lari
Lirik aisyah isteri rasulallah. Sumber gambar, diolah dari pixabay.com
Namun demikian, kritik tetaplah penting dalam hal ini, agar setiap musisi berhati-hati dalam melukiskan orang-orang yang dimuliakan oleh kaum muslimin, agar tidak sampai menjadikan persoalan yang kontra produktif dengan tujuan syiar.

6 Keistimewaan Aisyah R.A., Dengan Baginda tidak Hanya Main Lari-Lari

Dibalik kisah yang syahdu tersebut, ternyata Aisyah r.a., Ummul Mu'minin memiliki banyak keistimewaan yang tidak cukup digambarkan oleh bait-bait kisah asmara dalam penggalan lirik "Aisyah isteri Rosulalloh". Adapun enam (6) keistimewaan aisyah r.a., adalah sebagai berikut;

1.  Orang yang Paling Dicintai Rasulalloh

Aisyah r.a., Puteri Abu Bakar dinakahi nabi ketika masih gadis, yaitu ketika baliau berumur antara 6 atau 7 tahun, dan saat tinggal bersama ketika umur 10 tahun. Pendapat lain, menurut Abdurrahman Bin Abu Abi Zannad dan Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan Usia Aisyah ketika Berumah tangga dengan rasulalloh yaitu ketika berusia 19 atau 20 tahun.

Terlepas berapa umur Aisyah ra. ketika menikah dengan rasulalloh, Quraish Shihab, seorang mufasir ternama mengatakan bahwa usia aisyah ketika menikah dengan rasulalloh tidak pernah dipersoalkan oleh musuh-musuh nabi pada zaman tersebut, cemohon datang setelah 14 abad berlalu. Hal ini berarti, wanita yang menikah di usia yang sangat belia menrut tata nilai pada waktu itu adalah hal yang wajar.

Aisyah merupakan isteri yang sangat dicintai rasulalloh, hingga Baginda wafat, Aisyah ra. Menemani beliau disaat-saat terahirnya.

Dalam sebuah hadits menyebutkan, bahwa Aisyah adalah orang yang paling dicintai rasulalloh hal ini sebagaimana ketika Amr Bin Al-ash bertanya kepada rasulalloh, ..."wahai rasulalloh, siapakah manusia yang paling engkau cintai?, Beliau menjawab "Aisyah". Dari kalangan laki-laki? Tanya Amr, Beliau menjawab "Bapaknya".... (H.R. Bukhari dan Muslim).

2. Aisyah R.A. Adalah Wanita yang Sangat Cerdas

Ummul mu'minin, 'Aisyah dikenal memiliki ilmu yang luas, beliau tidak hanya menguasai satu bidang ilmu, namun beliau juga menguasai beberapa disiplin ilmu, diantaranya adalah dalam persoalan hadits, Qur'an, fiqh, faroidh, dan lain-lain. Karena kecerdasannya, beliau juga dikenal sebagai penghafal hadits yang sangat banyak, oleh sebab itu beliau mendapat gelar "Orang yang paling banyak meriwayatkan hadits".

Selain itu, beliau juga menjadi tempat rujukan ketika terjadi kebingungan dalam persoalan hadits pasca wafatnya rasulalloh, hal ini sebagaimana dalam sebuah riwayat 'Abu Musa Al-As'ari berkata "tidaklah kami kebingungan tentang suatu hadits lalu kami bertanya pada Aisyah kecuali kami mendapatkan jawaban dari sisinya" (H.R. At-Tirmidzi)'.

3. Bukti kehebatan wanita, 14 Abad Sebelum Zaman Kesetaraan

Sebelum islam datang, masyarakat jahiliyah memiliki tabiat dimana ketika memiliki anak perempuan akan dikubur hidup-hidup, karena malu. Dalam kondisi ini maka posisi wanita dimata masyarakat saat itu adalah sangat tersingkirkan, hal ini kemudian mengalami perbaikan dimasa agama Islam mulai meneragi zaman kegelapan tersebut.

Wanita mulai mendapatkan kehormatannya, bahkan Aisyah ra. Sebagai seorang wanita, pasca rasulalloh wafat, memiliki peran yang sangat penting bagi syiar agama dan pengembangan keilmuan. Aisyah merupakan salah satu ulama perempuan yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu fiqh, beliau juga termasuk periwayat hadits terbanyak yang mencapai 2.210 hadits dan 174 hadits masuk dalam kitab shahih Bukhori muslim.

Hal ini menjadi bukti, bahwa wanita memiliki kesetaraan, bahkan memiliki keutamaan dibanding laki-laki dan seluruh kaum muslimin. Yang 14 (empat belas) abad setelahnya baru kita kenal kembali dengan istilah kesetaraan gender.

4. Aisyah r.a. Orang yang Paling Tahu Urusan Hadits, Qur'an dan Syair Arab

'Aisyah r.a., memiliki kontribusi besar dalam syiar dan pengembangan keilmuan, hal ini membuat rumahnya tidak pernah sepi dari pengunjung untuk bertanya tentang berbagai persoalan syariat.

Pengakuan Urwah bin Zubair , 'Aisyah r.a. adalah seorang yang paling tahu urusan hadits, qur'an, dan syair Arab. Selain itu, Beliau juga dikenal menguasai ilmu faroidh yang terkenal sulit dikuasai.

5. Isteri Dunia Akhirat Rasulalloh

Romantisnya kisah rumah tangga Aisyah r.a. bersama nabi, yang digambarkan lirik "Aisyah Isteri Rasulalloh" yang dilukiskan 'Bukan persis novel mula benci jadi rindu', atau bagaimana nabi memanggil 'Aisyah r.a. dengan panggilan Humaira karena pipinya yang kemerah-merahan. Kisah romantisnya rumah tangga nabi akan sampai di kehidupan setelah hari kebangkitan kelak.

Dari 'Aisyah R.A. berkata, Rasulalloh SAW pernah bersabdah "Suatu hari Jibril memperlihatkan (kepada Rasul SAW) Gambar 'Aisyah pada secarik kain sutra berwarna hijau sembari mengatakan "ia adalah calon istrimu kelak, di dunia dan di akhirat". (H.R. At-Tirmidzi).

6. Kesaksian Keistimewaan Ummul Mu'minin, 'Aisyah r.a.

Kesaksian akan keistimewaan syayidatina 'Aisyah r.a. dapat kita temui, baik dari sabda rasul, kesaksiyan para sahabat, dalam Al-Qur'an, maupun dari kebanyakan cendikiawan muslim lainnya. Berikut merupakan kesaksiyan yang dapat kita temui di dalam al-qur'an;

يٰنِسَآءَ النَََّبِىِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِّنَ النِّسَآءِ
"Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain" (Q.S. Al-Ahzab, 33:32)

النبى اُولىٰ باْالمؤمنينَ مِنْ اُنفسهِم واُزوٰجهُ اُُُمَّهٰتُهمْ
"Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka" (Al-Ahzab, 33:6).

Keistimewaan Ummul mu'minin 'Aisyah bukan karena kulit putih mulus, dan merah di pipi. Namun beliau dikenal memiliki keistimewaan karena kualitas takwanya, kesalihannya, kecerdasannya, serta bagaimana beliau belajar berbagai ilmu dan mendedikasikannya untuk mengabdi dan menyebarkan ilmu yang dimilikinya tersebut.

Uraian tersebut, menunjukkan bahwa 'Aisyah r.a., adalah wanita yang memiliki keutamaan utamanya bagi kita kaum muslimin,.

Demikianlah artikel tentang keistimewaan Syaidatinah 'Aisyah r.a. yang dengan baginda tidak hanya main lari-lari, beliau memiliki keutamaan dibanding dengan seluruh kaum muslimin.

Sumber:
  • 1 https://islam.nu.or.id/post/read/88535/alasan-rasulullah-menikahi-aisyah
  • 2 https://www.okezone.com/tren/amp/2020/04/07/620/2195375/mengapa-aisyah-istri-rasulullah-begitu-istimewa-di-mata-umat-islam 
  • 3 https://islami.co/mengenal-kemuliaan-aisyah-ra-istri-rasulullah-saw-yang-paling-cerdas/

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 12:41 PM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..