Saturday, May 18, 2019

Ini Yang Aku Lakukan Setelah Lulus, Corat-Coret Baju?

Ini yang aku lakukan setelah lulus. Saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA/MA), aku ingin sekali segera menyelesaikan tahap pendidikan ini dan ingin segera masuk ke pendidikan tingggi (Universitas), memilih perguran tinggi yang paling popular setidaknya yang banyak diiklankan/promosikan didaerah dan lingkunganku. Kenapa saya ingin segera lulus? Ya tentu saja karena persepsi saya tentang dunia perkuliahan lebih menyenangkan dari dunia anak sekolah yang banyak tugas, tertekan, pakai seragam, dan sepertinya kuliah lebih banyak teman yang asyik karena tidak perlu pakai seragam, tugas yang tidak terlalu banyak, dan saat lulus SMA bisa corat-coret baju tentunya.

Persepsi itu ku dapatkan dari film Ftv yang sering menayangkan dunia pendidikan di perguruan tinggi selalu meyenangkan, kuliah sepertinya Cuma masa orientasi, pacaran, trus lulus, kan menyenangkan sekali..hehe

Ternyata setelah masuk keperguruan tinggi saya baru sadar, semua yang aku lihat di Ftv itu tidak semuanya benar, tugas anak kuliah banyak sekali, mulai dari tugas dari dosen, sampai tugas dari bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang adil makmur dan mendapat ridlo dari Alloh SWT. Sebenarnya itu hanya gimik saja.

Karena pada saat kuliah walaupun banyak sekali teman-teman yang memiliki idealism terhadap tujuan menciptakan masyarakat yang adil, tanpa penindasan dan lain-lain, ternyata lebih banyak teman yang melanjutkan kisah-kisah yang ada di Ftv.

Baca Juga: Review Buku Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat

Pacara, pacaran, pacaran aja sampe lulus. Ada juga yang ogah-ogahan berangkat kuliah, nilainya jelek, eh taunya pas udah lulus jadi orang sukses aja. Ada juga yang rajin, nilainya sempurna 4.00, pas lulus mendapat beasiswa untuk lanjut kuliah, dan selanjutnya jadi dosesn/staff di kampus. Dan selebihnya adalah orang-orang seperti aku, nilai nanggung tidak sampai dapat pujian, tapi tidak terlalu buruk juga, antara 3 koma ke atas lah.

Ini Yang Aku Lakukan Setelah Lulus Coret Baju
 Ilustrasi Kelulusan. Sumber Gambar pixabay.com
Saat masih kuliah kita akan seperti terkena djavu, memikirkan jika dunia diluar kampus itu lebih menyenangkan, ingin segera lulus (walaupun tidak semuanya), dan akan merayakan kelulusan dengan pesta kecil, atau hanya sekedar berfoto-foto dengan teman sejawat. Dan kenyataan yang sebenarnya baru akan kita temukan setelah lulus dari perguruan tinggi yang sempat kita banggakan pada waktunya itu.

Setelah lulus kuliah, kita akan mulai menciptakan pekerjaan sendiri, atau mulai melamar kerja diberbagai bidang  yang kita geluti. Teman kuliah yang menciptakan pekerjaan sendiri rata-rata jumlahnya sangat kecil, mulai karena tidak memiliki modal sampai memang tidak memiliki ide dan keberanian. Dan jumlah yang terbanyak adalah mereka yang melamar kerja, bahkan pada pekerjaan yang sebenarnya tidak  linier dengan jurusan yang diambilnya ketika masih kuliah.

Pada titik ini, kita akan merasakan betapa sedihnya, dan kerasnya dunia kerja. Setiap kita melangkah seolah ditemani soundtrack dari iwan fals, “berjalan, seorang pria muda, dengan jaket lusuh dipundaknya…” saran aku jangan terlalu banyak mendengarkan lagu itu, karena lagu itu akan menghantui setiap langkah kita dalam mendapatkan pekerjaan..

Satu ungkapan yang masih aku ingat dari seorang senior, “dunia nyata tidak seidealis bangku kuliah”, kalimat mutiara itu memang benar, tapi masa kita harus takluk pada realitas yang sudah kadung tersesat  ini? entahlah,

Baca Juga: 10 Skill Yang Harus Dimiliki Dimasa Depan

Ada seorang teman saya yang sampai frustasi karena selama 8 tahun mencari pekerjaan tidak mendapatkannya juga, statusnya di media social memang agak menyedihkan, tapi apalah daya aku yang belum bisa membantu teman-temanku sendiri. Sebenarnya aku juga merasakan halyang sedikit mirip, setelah setahun berjuang untuk menciptakan pekerjaan sendiri ternyata gagal, akhirnya aku memutuskan untuk lanjut ke pendidikan pasca sarjana.

Pada proses pendidikan pasca sarjana ini, aku mendapatkan sedikit keberuntungan. Mulai dari membantu teman kuliah untuk mengerjakan tugas, sampai membuatkan analisis skripsi atau tesis yang itu artinya adalah rupiah,,hehe

Sembari menyelesaikan studi pasca sarjana, aku juga mendapatkan pekerjaan sebagai seorang guru yang banyak dicita-citakan anak-anak dimasa sekolah itu. Disini aku mulai sadar, menjadi guru bukanlah sebuah profesi, guru adalah bidang kerja bakti yang memaksa kita untuk bersikap ikhlas.

Bagaimana tidak, kami mengajar sebagai guru di sekolah mengajar tiap minggu dalam satu bulan, dan hanya akan mendapat bayaran hanya satu minggu, maka yang tiga minggu itu adalah pure kerja bakti.

Dan disituasi mulai ada kalimat mutiara yang terasa aga menindas bagi mereka yang otaknya masih waras, “menjadi guru adalah pengabdian, maka tidak seharusnya menuntut bayaran”, dan kalian tahu siapa yang mengucapkan itu? Ya seorang guru senior yang menjabat disekolah tersebut dan telah mendapat tunjangan dari negara, terasa menyedihkan sekali.

Baca Juga: Banjir Lembaga Bimbel Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

Setelah itu, akukeluar dan masuk di salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa. Klien kami adalah pemerintah, baik pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah profinsi. Bayaran kami sedikit lebih tinggi di sini daripada di sekolah. Di awal pekerjaan memang terasa sangat menyenangkan, namun setalah beberapa waktu berlalu, aku berfikir. Pekerjaan ini hanya memberikan dampak pada BOS yang akan bertambah kaya, dan diri pribadi saja. dan akhirnya aku memutuskan untuk keluar dan kembali menjadi seorang yang memperhatikan pendidikan masyarakat.

Satu langkah yang telah aku perbuat adalah denganmenuliskan beberapa opini tentang pendidikan, artikel non ilmiah, dan menjadi guru tamu di salah satu sekolah.

Apa yang Akan Kalian Lakukan Setelah Lulus Kuliah?

Banyak hal yang bisa kita lakukan saat baru saja menyelesaikan kuliah, mulai dari kegiatan yang bersifat hobi dan kegiatan yang bersifat profesional. dari semua kegiatan itu, ada baiknnya kita tetap meningkatkan kapasitas dan skill kita, hal yang pertama bisa kita lakukan adalah;

Kerja di Perusahaan Kecil

Mulai bekerja diperusahaan kecil adalah langkah awal yang baik untuk meningkatkan skill kita untuk melakukan banyak hal, di perusahaan kecil kita dapat belajar tentang managerial, kepemimpinan, dan smangat kerja.

Memperbaiki CV

Mengupgrade cv adalah hal penting untuk kita lakukan, karena dengan cv yang baik kita akan memiliki nilai jual lebih tinggi, memperbaiki cv dapat dilakkan dengan mencoba magang, atau mencoba membuat project-project yang dapat menunjang keprofesionalitasn kita.

Belajar Membuat Konten

Dewasa ini bekerja secara freelance adalah cita-cita banyak orang, membuatkonten digital adalah salah satu yang paling digemati oleh pemuda zaman now. konten ini dapat berupa konten video, atau konten tulisan berupa artikel, cerita, dan lain-lain. 

Penghasilan dari para pembuat konten bisa dibilang lebih besar dari pekerjaan paling mapan yang pernah kita ketahui, oleh sebab itu bekerja dibidang ini menjadi hal yang sangat menjanjikan bagi kita yang baru saja lulus.

Memperbanyak Koneksi

Jaringan adalah sangat penting bagi karier kita, dengan memiliki jaringan atau koneksi maka akan ada kemungkinan besar kita mendapatkan pekerjaan dari orang-orang yang kita kenal.

Membuat Usaha Sendiri

Banyak anak muda yang mulai membuat usaha sendiri saat selesai melakukan studi, mencoba membuat startup dibidang digital atau usaha reel seperti berjualan barang dan jasa adalah hal bisa kita lakukan saat lulus kuliah

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 7:40 PM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..