Wednesday, April 17, 2019

Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi

Darimana kita mendapatkan informasi? Dari mana kita tahu scor pertandingan sepak bola liga ingris? Dari mana kita tahu tentang kasus korupsi yang sedang ditangani KPK?, dari mana kita tahu berita terkini seputar lalu lintas, dan kejadian lainnya?. Dari berbagai pertanyaan tersebut jawaban yang mungkin keluar adalah “mbah Google” ya tidak salah, namun tahukah kita siapa yang mengisi konten-berita yang anda cari di google tersebut? Ini adalah peran perss, mereka menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain media internet tersebut, perss juga meliputi media cetak dan elektronik. dalam uraian di bawah ini kita akan membahas Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi seperti Indonesia.

Dalam masyarakat demokrasi, praktis perss memiliki peran yang sangat urgen, karena perss memungkinkan setiap informasi dapat diperoleh dengan transparan, sehingga dapat memperkecil terjadinya kecurangan atau penyelewengan kekuasaan, dan lain-lain.

Pengertian Pers

Pers berasal dari bahasa ingris “perss” dan bahasa perancis presse yang artinya cetak. Menurut undang-undang pres no 40 tahun 1999 tentang pres menyebutkan bahwa pers adalah lembaga sosial serta wahana komunikasi masa yangmelakukan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, mmemperoleh, memiliki, menyimpan mengolah, serta menyampaikan informasi.

Baca Juga: Kegagalan Demokrasi di Indonesia

Peranan Pers dalam Masyarakat Demokrasi
pixabay.com
Kegiatan pers tersebut dapat dilaksanakan dalam bentuk surat kabar, majalah, buku, pamphlet, dan lain-lain. Yang dapat berupa gambar, suara, video, grafik, cetak, media elektronik, dan lain-lain.

Perkembangan Pers di Indonesia

Pada masa colonial, perss pertama kali diterbitkan oleh orang-orang belanda yang digunakan untuk mendukung dan membantu usaha-usaha propaganda perintahan belanda.

Pada masa pergerakan, pemerintah colonial bersikap keras terhadap dunia pers yang dianggap akan merugikan pemerintah colonial. Namun dengan sikap keras belanda tersebut justru membuat bangkitnya semangat jurnalis pribumi untuk menggunakan pers sebagai alat perjuangan.

Awal tahun 18700-an, pers berbahasa melayu/indonesia serta bahasa jawa mulai berkembang pesat. Dan sebuah suratkabar tercatat sebagai surat kabar nasional pertama pribumi, yang dimiliki oleh Raden Mas Tirtohadisoerjo.

Sampai dengan saat ini dunia pers indonesia berkembang sangat pesat, merambah semua media, baik cetak elektronik, maupun media online (daring). Seiring dengan perkembangan, media pers menjelma menjadi alat kekuasaan dan para pemodal untuk melancarkan kepentingannya, dan masih sedikit media alternative yang dapat berkembang ditengah kepungan media mainstream.

Fungsi dan Peran Pers dalam Masyarakat Demokratis

Sesungguhnya pers memiliki peran yang sangat penting bagi negara demokrasi seperti indonesia, pers dibutuhkan untuk menuju kehidupan yangbenar-benar demokratis. Kebebasan pers memungkinkan untuk menumbuhkan dan menciptakan kebebasan dalam mengeluarkan pikiran sesuai dengan hati nurani.

Baca Juga: Meneguk Pil Pahit Demokrasi

Kemerdekaan pers merupakan bentuk lain dari kedaulatan rakyat yang harus diperjuangkan, pers dapat memberikan semua informasi yang diperlukan oleh masyarakat, mulai dari informasi-informasi mengenai ekonomi, politik, dan bidang-bidang lainnya.

Selain memiliki fungsi untuk memberikan informasi yang benar, pers juga memiliki fungsi sebagai media pendidikan, hal ini mengharuskan pers untuk memberikan informasi yang edukatif. Hal ini selanjutnya akan membuat masyarakat lebih kritis atas berbagai hal yang dihadapinya. Fungsi lainnya adalah sebagai media control social, sebagai lembaga ekonomi, dan media untuk sosialisasi program dan kebijakan, dan lain-lain

Fungsi lain yang tidak boleh ketinggalan dari pers adalah sebagai media hiburan. Hal ini setidaknya dapat kita lihat sebagai fungsi yang mendominasi dunia pers televi  kita.

Peran pers

Pers merupakan lembaga infrastruktur politik di indonesia. Pers dianggap sangat penting bagi kehidupan berdemokrasi, oleh karena itu pers dianggap sebagai pilar demokrasi yang keempat setelah tiga pilar, legislative, yudikatif, dan eksekutif. Adapun peran pers selain sebagai media saluran informasi masyarakat adalah sebagai berikut;


  1. Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui
  2. Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, dan mendorong supremasi hukum serta mendukung hak asasi manusia
  3. Melakukan pengawasan, kritik, dan koreksi terhadap kepentingan umum.
  4. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Berita Hoax (berita Bohong)

Keterkaitan Antara Pers dan Jurnalistik

Jurnalistik berasal dari  bahasa latin, diurnorius dan diurnarii yang berate orang yang mencari dan mengolah berbagai informasi untuk selanjutnya dijual. Karya jurnalistik dapat berupa informasi, hiburan, keterangan serta penerangan.

Secara umum pers adalah media untuk menyalurkan karya jurnalistik. Tanpa pers maka jurnalistik menjadi “tidak berguna”, begitupun pers tanpa adanya prinsip-prinsip jurnalistik akan menjadi sampah belaka.

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 7:50 PM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..