Sunday, January 13, 2019

Peran dan Fungsi Keragaman Budaya di Indonesia

Keragaman budaya di Indonesia adalah suatu yang patut dibanggakan, karena sebagai negara yang memiliki berbagai kebudayaan, kaya dengan perbedaan, nyatanya bangsa Indonesia dapat menyatukan perbedaan-perbedaan tersebut dengan lebih melihat persamaan yang mereka miliki dan membangun negara kesatuan republik Indonesia.

Dimasa Indonesia masih berbentuk kerajaan-kerajaan, di masa majapahit misalnya, disinyalir kerajaan majapahit merupakan negara yang memiliki keragaman budaya yang komplek, namun demikian majapahit mampu menjelma menjadi kerajaan yang wilayahnya bahkan lebih luas dari negara Indonesia saat ini. Pasca masa kerajaan, bangsa Indonesia mulai menyatukan kembali perbedaan-perbedaan kebudayaan kedalam organisasi seperti boedi oetomo, sarikat islam, dan pada puncaknya menjelma menjadi sumpah pemuda pada 28 oktober 1928 yang merupakan komitmen pergerakan pemuda melawan kolonialisme.

Indonesia terbentang mulai dari sabang sampai dengan merauke, dengan latar belakang peradabannya masing-masing daerah membuat Indonesia saat ini dianugerahi kebudayaan sedemikian indah, bahkan Geertz dalam Hardiman (2002: 4) menjelaskan bahwa Indonesia tersusun sedemikian rupa, sehingga sulit melukiskan anatominya secara persis.[1]
Peran dan Fungsi Keragaman Budaya di Indonesia
Kekayaan budaya di Indonesia bukan saja karena tersusun atas berbagai etnis (etnis Jawa, Batak, Bugis, Aceh, Flores, Bali, dan masih banyak lagi) namun juga disebabkan oleh Indonesia yang menjadi arena pengaruh berbagai etik seperti India, Cina, Belanda, Portugis, Hindhuisme, Buddhisme, Konfusianisme, Islam, Kristen, Kapitalis, sosialisme, dan lain-lain.

Contoh Keragaman Budaya Di Indonesia

Keragaman budaya Indonesia dapat kita lihat dari mulai berbagai jenis tarian (kecak, saman, jaipong, dan lain-lain), jenis cara berpakaian (Ulos, bundo kanduong, kebaya,dan lain-lain). Tarian dan pakaian adat hanya sebagaian kecil dari kebudayaan Indonesia, selain itu kebudayaan Indonesia juga dapat kita kenali dengan bentuk-bentuk rumah adat, lagu daerah, alat musik, seni pertunjukan, upacara adat, dan lain-lain.

Peran dan Fungsi Keragaman Budaya di Indonesia

Selain sebgai kebudayaan yang patut kita banggakan, berbagai kebudayaan Indonesia juga memiliki fungsi dan peran, sebagai berikut;

Baca Juga: Saluran-Saluran Mobilitas Sosial

Sebagai daya tarik wisata

Selain sebagai tujuan wisata alam, Indonesia juga terkenal dengan tujuan wisata kebudayaan. Seperti tarian kecak di bali, sering dipertunjukkan untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini juga terjadi diberbagai wilayah di Indonesia. Daya tarik kebudayaan ini akan menggerakkan perekonomian di daerah tersebut, mulai dari sewa tempat tinggal, biro perjalanan, produk makanan, produk kesenian, cindera mata, dan lain-lain.

Pengembangan budaya nasional

Kebudayaan nasional adalah suatu kebudayaan yang didukung dan diterima oleh sebagian besar warga suatu negara dan memiliki syarat bersifat khas dan dibanggakan, serta memberikan identitas bagi warga negara.

Dari berbagai kebudayaan lokal, kita juga mengenal budaya nasional. Namun jika kita lihat lebih jernih lagi, sebenarnya indoneisa tidak memiliki budaya nasional, karena budaya nasional adalah hasil dari budaya lokal. Batik misalnya yang sekarang digunakan sebagai pakaian nasional, adalah budaya yang lahir dari daerah. Oleh sebab itulah kebudayaan lokal tersebut adalah sumber dari perkembangan budaya nasional.

Tertanamnya sikap toleransi

Kenyataan akan perbedaan-perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia sejak lama, membuat bangsa Indonesia menyadari bahwa perbedaan adalah hal yang lumrah dan tidak perlu dipertentangkan. Hal ini dapat kita lihat dari konflik yang melibatkan SARA, jika kita bandingkan dengan masyarakat yang berkonflik dengan masyarakat yang dapat menerima perbedaa-perbedaan tersebut, maka jumlahnya sangat kecil. Hal ini dapat kita simpulkan bahwa masyoritas bangsa Indonesia dapat menerima perbedaan-perbedaan tersebut.

Tertanamnya sikap toleransi tersebut karena Indonesia sebagai bangsa telah bergulat dengan perbedaan selama ratusan tahun, mulai dari zaman kerajaan kuno, sampai saat ini.

Saling melengkapi hasil budaya

Sebagai bangsa yang toleran terhadap kebudayaan yang berbeda, membuat Indonesia mampu mengembangkan kebudayaan yang telah dimiliki, dengan mengadobsi kebudayaan yang baik dari daderah lain. Seperti budaya membatik dahulu adalah budaya masyarakat jawa, namun sekarang setiap daerah telah mulai mengembangkan kebudayaan membatik, dengan coraknya massing-masing.
Selain batik, kita juga mengenal berbagai kebudayaan yang telah dikembangkan didaerah lain, seperti produk makanan, kesenian, dan juga music.

Mendorong inovasi kebudayaan

Perbedaan kebudayaan setiap daerah di Indonesia membuat bangsa Indonesia memiliki perbendaharaan kebudayaan yang kaya. Hal itu membuat bangsa Indonesia mampu mengembangkan dan berinovasi dengan melahirkan budaya baru yang diadopsi dari kebudayaan lain. Proses inovasi kebudayaan ini biasanya disebabkan oleh proses asimilasi dan akulturasi.

Asimilasi dan akulturasi tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa toleran, yang mempu menerima perbedaan-perbedaan.






[1] Hardiman, F. B. (2002). Belajar dari Politik Multikulturalisme.

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 5:54 PM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..