Sunday, December 9, 2018

Pengertian Mobilitas Sosial

Pengertian Mobilitas Sosial_ Sebelum diuraikan apa yang dimaksud dengan mobilitas social, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu mobilitas social. Pengertian mobilitas social adalah perpindahan social dari strata satu kepada strata yang lain, mobilitas social lebih sering dimaknai dengan perubahan, atau perpindahan strata social kepada strata social yang lebih tinggi. Mobilitas berasal dari kata mobilis (latin) yang berarti mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Dengan sederhana konsep mobilitas social dapat kita maknai sebagai gerak/perpindahan status social.

pengertian mobilitas sosial
Mobilitas Sosial
Mobilitas social akan lebih muda terjadi pada masyarakat terbuka, sehingga memungkinkan terjadinya perpindahan status social. Sementara pada masyarakat yang tertutup “masyarakat yang berkasta” akan lebih sulit, bahkan tidak bisa melakukan mobilitas social. Sebagai contoh, kasta sudra tidak mungkin naik sebagai kasta brahmana/kesatria.

Sebenarnya mobilitas social bukan hanya terjadi ketika seseorang mengalami peningkatan status social, mobilitas social juga berarti ketika seseorang mengalami perpindahan/perubahan yang bersifat lebih rendah dari yangsebelumnya.

Baca Juga: Peran Masayarakat dalam Mencegah Korupsi Dana Desa

Mobilitas Social Menurut Para Ahli;

Soerjono Soekanto melihat mobilitas sosial sebagai suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.
Anthony Giddens menjelaskan bahwa mobilitas sosial menunjukan pada suatu gerakan dari orang per orang dan kelompok-kelompok di antara kedudukan-kedudukan sosial ekonomi yang berbeda.
Horton & Hunt mengungkapkan mobilitas sosial merupakan tindakan berpindah dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Bentuk atau jenis-jenis mobilitas social dapat dibedakan kedalam tiga bentuk, yakni mobilitas social vertical, mobilitas social horizontal, dan mobilitas social literal;

Mobilitas sosial vertikal

Mobilitas sosial vertikal adalah merupakan perpindahan status social seseorang atau inividu kedalam lapisan status social yang berbeda. Dalam pengertian ini mobilitas dapat berupa perpindahan status ke dalam lapisan yang lebih tinggi, juga disebut mobilitas potisitif (Social Climbing), atau berubah menjadi lapisan yang lebih rendah, mobilitas negatif (Social sinking).
Contoh, ketika seseorang dalam suatu perusahaan/masyarakat mengalami kenaikan status/pangkat maka itu disebut sebagai mobilitas social vertical ke atas (Social Climbing), sementara jika seseorang yang mengalami penurunan pangkat/status social maka hal itu dapat disebut sebagai mobilitas social vertical ke bawah (Social sinking).

Mobilitas Horizontal

Yang dimaksud dengan dengan mobilitas horizontal adalah perubahan status social seseorang atau kelompok kedalam lapisan status social yang sama. Perpindahan status social horizontal tidak terjadi perubahan kedudukan atau derajat seseorang.

Contoh, andi adalah seorang karyawan di suatu perusahaan jasa, karna dinilai lebih cocok dibidang produksi, akhirnya andi dipindahkan menjadi manager produksi, yang sebelumnya beliau adalah manager pemasaran.

Mobilitas sosial lateral

Mobilitas sosial lateral adalah perpindahan orang-orang dari unit wilayah satu ke unit wilayah lainnya. Mobilitas sosial ini disebut juga mobilitas geografis.

Baca Juga: Konflik dalam Kehidupan Sosial

Contoh, martino adalah seorang kepala sekolah, dikarenakan satu dan lain hal pak martino akhirnya dipindah tugaskan kesekolah di wilayah lain, namun tetap sebagai kepala sekolah.

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 7:59 PM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..