Monday, November 5, 2018

Media Internet Sebagai Literasi Baru Zaman Micin

Media Internet Sebagai Literasi Baru Zaman Micin

Salah satu yang membedakan masyarakat indonesia dengan masyarakat negara maju lain adalah Literasi.. atau lebih gampangnya adalah “minat baca”-nya.

Literasi sangatlah penting bagi pondasi masyarakat kita untuk berfikir kritis, inovatif dan bijak. Yang juga menjadi problem utama pada saat ini, terutama pada generasi baru yang masih rentan dan sedang mencari-cari jati diri.

Minat baca Indonesia nomor 2 TERENDAH Menurut UNESCO

Seperti yang bisa saya kutip pada data yang dikumpulkan oleh CNN Indonesia, Orang Indonesia 90% lebih menyukai menonton Televisi dari pada membaca, bahkan menurut UNESCO (yaitu badan PBB yang mengurusi tentang Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan) mengungkapkan bahwa Indonesia menempati urutan nomor 2 TERBAWAH untuk masalah literasi masyarakatnya dan kita hanya bisa lebih baik dari negara Bostwana (apa kalian tahu negara mana itu?).

Peringkat literasi negara menurut UNESCO
Dengan data-data tersebut. Jelas sekali bukanlah suatu yang membanggakan, bahkan bisa dibilang sangat menghawatirkan. Walaupun bukanlah faktor utama yang menentukan kemajuan suatu negara, namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa kemajuan suatu negara bisa dilihat dari literasi masyarakatnya.

Misalkan saja Finlandia, yang menurut data UNESCO adalah negara dengan literasi paling tinggi dari negara lain, yang juga bukan menjadi rahasia lagi bahwa Finland menjadi negara “percontohan”, “paling bahagia”, “pendidikan” dan lain sebagainya, kalian bisa cari sendiri banyak sekali artikel yang ditulis untuk itu. Terutama pada sektor pendidikan, bapak DPR kita juga pernah melakukan studi banding kesana.

Kenapa Literasi di Indonesia Bisa Rendah?

Kenapa demikian..? Kenapa Literasi di Indonesia begitu rendah? Mungkin ada banyak alasan yang menyebabkan minat baca atau literasi kita rendah, diantaranya seperti:

  1. Akses Buku di Indonesia masih sulit
  2. Tidak ditanamkan budaya membaca sedari kecil dan secara terus-menerus
  3. Harga Buku Di indonesia termasuk mahal dibanding negara lain.
  4. Orang indonesia Cepat Bosan dengan buku konfesional.

Mungkin masih ada banyak yang lainya, kalian bisa menambahkan sendiri. Namun saya rasa 4 poin di atas adalah poin-poin utama kenapa masyarakat Indonesia Literasinya sangat rendah dibanding dengan negara lain.

Media Internet Sebagai Literasi Baru Zaman Micin

Di Indonesia masih sangat jarang perpustakaan, termasuk disekolah-sekolah.. kalaupun ada.. bukunya juga buku jaman jaman dahulu, super jadul dan bisa dibilang itu buku kakek para siswa yang menjadi pembaca perpustakaan itu. Apa lagi perpus desa atau kota (?)

Berbeda dengan negara lain, tidak semua orang tua atau sekolah yang mewajibkan membaca dari dini, selain poin pertama tadi, harga buku juga terbilang cukup mahal di indonesia. Bahkan bisa berkali lipat dibandingkan negara lain. Kemudian orang indonesia tidak suka dengan buku yang masih memiliki visual konfesional, kebanyakan orang indonesia menginginkan buku yang lebih interaktif dengan banyak gambar pendukung.

Dari 4 alasan kenapa Literasi masyarakat Indonesia rendah diatas, poin 1 sampai 3 kita butuh komitmen, konsistensi, serta kebijakan pemerintah dengan ketegasan yang jelas untuk bisa mengatasinya.

Dan untung saja, pada zaman sekarang, pada poin 4 diatas kita bisa merubahnya dan membuat Literasi masyarakat indonesia lebih baik dengan memanfaatkan media internet Sebagai sumber literasi kita yang baru.

Cara Membuat Media Internet Sebagai Literasi Kita

Kita ketahui bersama, sekarang media internet adalah salah satu sumber informasi utama kita, bahkan komunikasi sosial yang sebelumnya hanya bisa kita lakukan saat kita bertemu dengan orangnya langsung, tapi berbeda dengan sekarang, yang tanpa bertemu pun bisa secara realtime melakukan komunikasi tanpa batasan apapun dalam pertukaran informasi tersebut.

Tentu ini ada dampak baik dan buruknya. Saya tidak akan membahas dampak buruknya disini, mungkin pada kesempatan lain akan saya bahas.

Adapun cara membuat media internet ini menjadi sumber literasi baru kita adalah dengan mencari bacaan, apapun itu yang merupakan ilmu pengetahuan, dengan sumber yang bisa dipertanggung jawabkan.

Ada yang wajib kita garis bawahi di sini, bacaan yang kita ambil di internet haruslah mempunyai sumber yang jelas, karna bacaan yang kalian baca adalah pijakan kalian akan menjadi orang seperti apa kalian nanti kedepanya. Jadi sangat penting juga memilih bacaan tersebut.

Cara Memilih bacaan yang baik di internet

Adapun cara bagaimana kita memilih bacaan yang baik di internet yang wajib diketahui adalah meperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :

  1. Akurasi : artinya bacaan tersebut setidaknya menyajikan referensi, data, statistik, dan materi yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.
  2. Penulis : Perlu dipertimbangkan juga penulis bacaan tersebut, apakah penulis tersebut bisa menjadi penajai materi yang baik bagi kalian ?
  3. Jangkauan dan Target bacaan : Perlu di ingat juga kadang kala suatu bacaan di internet kadang memang bukan suatu yang ingin disebarkan dan menjadi influent bagi orang lain dan hanya menjadi dokumen pribadi sang penulis.
  4. Relevansi : Kemudian relefansi seperti halnya juga pada bacaan pada buku konfesional, perlu tau juga kapan bacaan itu dibuat.

Kesimpulan Media Internet Sebagai Literasi Baru Zaman Micin

Negara yang maju memerlukan kualitas masyarakatnya yang lebih baik, adapun cara membuat masyarakat menjadi lebih baik salah satunya adalah meningkatkan Literasi masyarakat tersebut.
Indonesia menurut UNESCO adalah negara nomor 2 terendah dalam literasi, jadi sudah saatnya kita berubah dan meningkatkan literasi kita.. minat baca kita, dan menjadi lebih baik.

Apa lagi sekarang kita sedang dalam masa dimana kita butuh menjadi masyararakat yang lebih cerdas, pintar dan bijak. Agar tidak mudah terprofokasi dan mudah termakan Hoax yang hanya akan mempersulit Negeri ini untuk tumbuh dan maju.

Ada banyak hal yang menjadi alasan kenapa minat baca kita rendah, namun kita bisa memperbaiki itu. Apalagi dengan perkembangan teknologi sekarang. Setiap koin punya dua sisi, begitu pula dengan perkembangan teknologi, selain masalah yang bisa muncul disitu, kita juga bisa menemukan pemecahanya pula disitu.

Terimkasih salam kenal ini adalah kontribusi pertama saya di verbal. Nama saya Roysadi, dan kedepanya akan fokus pada konten yang nyangkut teknologi dan informasi.

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 3:43 AM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..