Thursday, November 5, 2015

PENDIDIKAN ADALAH SENJATA

Entah siapa yang mengatakannya, tapi tiba-tiba aku teringat dengan kalimat ini, "pendidikan adalah senjata, tergantung siapa yang memakainya (red)". ya kira-kira seperti itulah kalimatnya. pantaslah jika lembaga pendidikan menjamur di negeri kita dewasa ini, sepertinya warga negara negeri ini sudah sadar betul betapa pentingnya keberadaan lembaga pendidikan, di mana ada banyak senjata-senjata baru dirakit disana. kalibernya menyesuaikan kehendak dan kemampuan si bocah, atau bahkan bocah kecil itu tak lagi punya kemampuan untuk memilih akan seperti apa kelak dirinya.

Teroris, ilmuan, pengangguran, bahkan semua jenis pekerjaan dapat dicetak disana, tergantung apa yang diingnkan. bak sebuah roti, lembaga pendidikan adalah mesin mixer adonan. dimana tingkat kelembutan dan kekerasan, serta kekentalan adonan dapat diatur disana. kesamaan bentuk dan rasa dianggap menjadi sebuah pencapaian, hal in mejadi stanart dan kebanggaan tersendiri bagi pemilik perusahaan, bahkan kebanyakan orang mengatakan demikian. dalam mesin pengaduk ini semua siswa dianggap sebagai lembaran bahan baku yang tidak memiliki karakteristik yang membedakan, semua dipukul sama rata, supaya nanti menjadi produk roti yang senada, serasa, dan sebentuk rupa.

Tapi mana mungkin seorang anak yang memiliki pengalaman, dan kapasitas yang berbeda dapat dengan mudah disamakan begitu saja dalam mesin pendidikan? hal ini tentu adalah kekonyolan yang luar biasa, seorang anak yang seharusnya memiliki kemampuan dibidang listrik harus dijadikan pakar hukum, dan bagaimana pula seorang anak yang mahir bermain bola dijadikan filosof? aku rasa hal ini merupakan pengekangan jiwa sang bocah. setidaknya inilah gambaran dunia pendidikan saat ini, alih-alih mengambil jurusan supaya fokus di Universitas, malah masih diberikan pelajaran/SKS yang kadang tidak ada hubungannya sama sekali dengan jurusan yang diambilnya. memang miris melihat suasana dunia pendidikan semacam ini, lalu kemudian kita patut bertanya, senjata macam apa yang ingin di buat oleh lembaga pendidikan di ngeri ini? senjata model apa yang tidak memiliki spesifikasi? bisa dipakai untuk apa senjata macam ini? perlu tanda tanya "?" yang besar.....

Maka kemudian dunia pendidikan harus berintrospeksi dengan muatan-muatannya, konten apa yang harus dimasukkan tatkala pendidikan ingin mencetak seorang ilmuan, hal-hal apa saja yang dirasa tidak perlu, dan selanjutnya harus dihilangkan. dengan kesadaran bahwa setiap anak terlahir dengan keluarga dan latar belakang yang berbeda, tentu pendidikan harus hadir dan melengkapi, selanjutnya mempertajam, serta memperakuratkan bidikan dari senjata tersebut...

Posted by: verbal[dot]id
verbal, Updated at: 7:42 PM

0 komentar

Post a Comment

Berikan Komentarmu di Sini, Untuk Beropini, Bertukar Ide dan Sekedar Sharing..